Langkah Catur BYD: Investasi 130 Juta Dollar untuk Pabrik Baterai di Vietnam

Jumat, 30 Januari 2026 | 09:31:52 WIB
Langkah Catur BYD: Investasi 130 Juta Dollar untuk Pabrik Baterai di Vietnam

JAKARTA - Raksasa kendaraan listrik (EV) dunia, BYD, baru saja memperkuat kuku kekuasaannya di Asia Tenggara melalui kesepakatan strategis dengan Kim Long Motors.

 Investasi senilai $130 juta (sekitar Rp2 triliun) ini dialokasikan untuk membangun pabrik baterai mutakhir di Vietnam Tengah. Langkah ini bukan sekadar ekspansi kapasitas, melainkan bagian dari visi besar BYD untuk mengunci rantai pasokan dari hulu ke hilir di kawasan ASEAN.

Melalui kemitraan ini, Kim Long Motors akan bertanggung jawab atas biaya konstruksi fisik, sementara BYD akan menyuntikkan dukungan teknis komprehensif guna memastikan standar kualitas baterai mereka tetap menjadi yang terdepan di industri.

Peta Jalan Produksi: Dari Bus hingga Mobil Penumpang

Pabrik seluas 10 hektar ini akan dikembangkan dalam dua fase yang sangat spesifik, menargetkan pasar kendaraan komersial terlebih dahulu sebelum merambah ke segmen konsumen luas.

Spesifikasi ProyekFase 1Fase 2 (Final)
Luas Lahan4,4 Hektar10 Hektar
Kapasitas Tahunan3 GWh6 GWh
Fokus ProdukBaterai Bus & TrukBaterai Mobil Penumpang
Total Investasi-$130 Juta

Fase pertama akan berfokus pada penyediaan energi untuk armada bus dan truk milik Kim Long Motors. Sedangkan pada fase kedua, jalur produksi akan ditingkatkan dua kali lipat untuk memenuhi kebutuhan mobil penumpang yang permintaannya sedang meledak.

Strategi Rantai Pasokan Tertutup: Mengincar Tarif 0%

Mengapa Vietnam? Jawabannya terletak pada keunggulan geopolitik dan ekonomi. Dengan membangun pabrik baterai di Vietnam, BYD dapat menikmati manfaat dari Perjanjian Perdagangan Barang ASEAN (ATIGA).

Selain itu, perjanjian perdagangan EVFTA juga membuka pintu lebar bagi BYD untuk mengekspor produk "Made in Vietnam" ke Uni Eropa dengan tarif preferensial, memberikan keunggulan kompetitif yang jauh lebih besar dibandingkan jika dikirim langsung dari China.

Dominasi Domestik dan Ambisi Global 2026

Pasar kendaraan listrik di Vietnam sendiri tengah menunjukkan pertumbuhan yang fenomenal. Dalam 11 bulan pertama tahun 2025 saja, penjualan kendaraan listrik dan hibrida mencapai 160.000 unit, atau menyumbang 38,5% dari total pasar nasional.

Meskipun saat ini VinFast masih mendominasi 99% pasar domestik, kehadiran pabrik baterai BYD diharapkan akan mendobrak ketergantungan Vietnam pada impor sel baterai. Dengan target penjualan internasional sebesar 1,3 juta unit pada tahun 2026, pabrik di Vietnam akan menjadi salah satu pilar inti dalam jaringan produksi global BYD, bersama dengan pabrik-pabrik mereka di Thailand, Hungaria, dan Brasil.

Terkini