Deco Kecewa Dro Fernandez Pilih PSG Ketimbang Barcelona: Soroti Loyalitas Dan Rencana Hansi Flick

Jumat, 30 Januari 2026 | 10:32:18 WIB
Deco Kecewa Dro Fernandez Pilih PSG Ketimbang Barcelona: Soroti Loyalitas Dan Rencana Hansi Flick

JAKARTA - Kepindahan talenta muda Dro Fernandez dari Barcelona ke Paris Saint-Germain (PSG) resmi menjadi drama transfer yang menyisakan luka di internal Blaugrana.

 Direktur Olahraga Barcelona, Deco, secara terbuka menyatakan kekecewaannya bukan kepada klub pembeli, melainkan pada keputusan sang pemain yang memilih hengkang di tengah rencana besar yang telah disiapkan klub untuknya.

Gelandang berusia 16 tahun tersebut menuntaskan transfernya ke Paris dengan nilai 8,5 juta euro. Angka ini sebenarnya lebih tinggi dari klausul rilis aslinya yang sebesar 6 juta euro, sebagai hasil dari hubungan baik antarmanajemen klub. Namun, bagi Barcelona, kehilangan Dro bukan soal keuntungan finansial, melainkan hilangnya proyeksi masa depan tim.

Kemarahan Hansi Flick Dan Rencana Yang Terabaikan

Pelatih Barcelona, Hansi Flick, dikabarkan sangat geram dengan keputusan Dro. Sejak awal musim, Flick telah memberikan perhatian khusus kepada pemain berdarah Filipina tersebut. Dro bahkan menjadi bagian dari dinamika tim utama, mengikuti latihan reguler, dan diikutsertakan dalam tur pramusim.

Deco membeberkan bahwa klub sudah memaparkan rencana jangka panjang agar Dro bisa berkembang secara bertahap di tim utama.

Faktor Luis Enrique Dan Ketatnya Persaingan Lini Tengah

Dari sudut pandang pemain, Dro Fernandez merasa jalannya menuju skuad utama Barcelona terhalang oleh nama-nama besar seperti Fermin Lopez dan Dani Olmo. Ketatnya persaingan di posisi gelandang membuatnya khawatir akan minimnya menit bermain dalam waktu dekat.

Situasi ini dimanfaatkan dengan cerdik oleh pelatih PSG, Luis Enrique. Mantan pelatih Barca tersebut dikabarkan turun tangan langsung mendatangi Barcelona untuk meyakinkan Dro bahwa ia akan mendapatkan peran penting dalam proyek masa depan Les Parisiens. Pendekatan personal dari Enrique inilah yang disinyalir menjadi kunci utama Dro mantap meninggalkan Spotify Camp Nou.

Suara Sumbang Dari Gavi Mengenai Manajemen Pemain Muda

Menariknya, kepergian Dro tidak hanya memicu kekecewaan manajemen terhadap pemain, tetapi juga memicu ketegangan internal di ruang ganti. Gavi, salah satu pilar lini tengah Barcelona, dikabarkan kecewa kepada staf pelatih.

Gavi menilai bahwa manajemen dan tim pelatih seharusnya bisa memberikan lebih banyak kesempatan tampil nyata musim ini untuk meyakinkan talenta seperti Dro agar tetap bertahan. Ia merasa janji "rencana jangka panjang" tidak akan cukup untuk menahan pemain muda berbakat jika tidak dibarengi dengan menit bermain yang konkret.

Analisis: Risiko Terburu-buru Di Usia Muda

Deco menutup pernyataannya dengan memberikan peringatan halus kepada mantan pemainnya tersebut mengenai risiko mengambil langkah besar terlalu dini.

Faktor Mental: Deco menilai proses kepindahan ini dipengaruhi oleh faktor eksternal yang membuat sang pemain terburu-buru.

Risiko Karier: Pindah ke klub bertabur bintang seperti PSG di usia 16 tahun memberikan tekanan besar yang bisa berdampak buruk jika perkembangan sang pemain tidak berjalan sesuai ekspektasi.

Kini, Barcelona harus merelakan salah satu permata terbaiknya pergi ke Paris, sementara Dro Fernandez bersiap memulai petualangan baru di bawah asuhan Luis Enrique.

Terkini