Dominasi Global: Tiongkok Targetkan 28 Juta Titik Pengisian Daya Listrik pada 2027

Senin, 02 Februari 2026 | 10:32:08 WIB
Dominasi Global: Tiongkok Targetkan 28 Juta Titik Pengisian Daya Listrik pada 2027

JAKARTA - Tiongkok terus memperkokoh posisinya sebagai pemimpin mutlak dalam ekosistem kendaraan listrik dunia.

Melalui pengumuman terbaru, otoritas Tiongkok menetapkan target ambisius untuk mengoperasikan total 28 juta unit fasilitas pengisian daya kendaraan listrik (charging station) pada akhir tahun 2027. Langkah raksasa ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan upaya strategis untuk mendukung pertumbuhan kendaraan energi baru (NEV) yang melesat tajam di pasar domestik mereka.

Hingga penutupan tahun 2025, Tiongkok tercatat telah memiliki 20,092 juta fasilitas pengisian daya, yang secara otomatis menjadikannya jaringan infrastruktur listrik terbesar di planet ini. Dengan target baru tersebut, Tiongkok berencana menambah sekitar 8 juta unit baru hanya dalam kurun waktu dua tahun ke depan.

Akselerasi Infrastruktur di Area Perkotaan dan Jalur Cepat

Rencana ekspansi ini tidak hanya mengejar kuantitas, tetapi juga kualitas dan kecepatan pengisian. Pemerintah Tiongkok telah menyusun peta jalan spesifik untuk penempatan teknologi pengisian daya terkini:

Pusat Perkotaan: Target penambahan 1,6 juta konektor pengisian daya DC (arus searah), di mana 100.000 di antaranya merupakan konektor dengan daya tinggi untuk meminimalkan waktu tunggu pengguna.

Jalur Jalan Raya: Fokus pada rest area dan layanan jalan tol dengan pemasangan 40.000 konektor pengisian daya ultra-cepat baru. Teknologi ini memiliki keluaran daya minimal 60 kW atau lebih tinggi, guna memastikan mobilitas jarak jauh antar-kota tidak lagi terkendala masalah pengisian baterai.

Implementasi Skala Besar Teknologi Vehicle-to-Grid (V2G)

Tiongkok juga mulai melangkah ke fase berikutnya dalam manajemen energi melalui program percontohan Vehicle-to-Grid (V2G). Pada akhir 2027, teknologi ini ditargetkan sudah terimplementasi pada lebih dari 5.000 fasilitas pengisian daya dua arah (two-way charging).

Komposisi Fasilitas Publik vs Swasta di Tiongkok

Hingga saat ini, pertumbuhan fasilitas pengisian daya di Tiongkok menunjukkan tren yang sangat agresif baik di sektor publik maupun privat. Berikut adalah data perbandingan pertumbuhannya:

Kategori FasilitasJumlah (Tahun 2025)Pertumbuhan TahunanTotal Kapasitas Daya
Fasilitas Publik4,717 Juta Unit+31,9%220 Juta Kilowatt
Fasilitas Swasta15,375 Juta Unit+56,2%134 Juta kVA

Tingginya angka fasilitas swasta menunjukkan bahwa mayoritas pengguna kendaraan listrik di Tiongkok telah memiliki kesadaran dan kemudahan untuk memasang alat pengisian daya pribadi di kediaman mereka.

Ledakan Penetrasi Kendaraan Energi Baru (NEV)

Ambisi pembangunan 28 juta titik pengisian daya ini merupakan respon logis dari lonjakan penggunaan kendaraan listrik yang fantastis. Dalam lima tahun terakhir, penetrasi pasar NEV di Tiongkok tercatat naik sepuluh kali lipat.

Pada tahun 2020, tingkat penetrasi kendaraan listrik hanya berada di angka 5,4%. Namun, pada tahun 2025, angka tersebut meroket hingga 54%. Artinya, saat ini lebih dari separuh kendaraan baru yang terjual di Tiongkok adalah kendaraan bertenaga energi baru. Infrastruktur yang masif menjadi kunci utama agar pertumbuhan industri otomotif hijau ini tetap berkelanjutan dan bebas hambatan teknis bagi konsumen.

Terkini