Pastikan Keselamatan Pemudik, KAI Daop 6 Yogyakarta Intensifkan Ramp Check Sarana

Selasa, 03 Februari 2026 | 09:53:14 WIB
Pastikan Keselamatan Pemudik, KAI Daop 6 Yogyakarta Intensifkan Ramp Check Sarana

JAKARTA - Menyambut masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 6 Yogyakarta mulai tancap gas memastikan seluruh kesiapan operasionalnya.

 Melalui kolaborasi erat dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan, audit teknis atau ramp check dilakukan secara masif pada Senin, 2 Februari 2026. Langkah proaktif ini diambil untuk menjamin bahwa setiap perjalanan kereta api selama musim mudik nanti berada dalam standar keselamatan, keamanan, dan kenyamanan tertinggi.

Pemeriksaan ini bukan sekadar rutinitas formalitas, melainkan bentuk komitmen serius dalam memberikan layanan publik yang andal, mengingat wilayah Daop 6 merupakan salah satu destinasi dan titik perlintasan terpadat di Pulau Jawa saat Idulfitri.

Sinergi KAI dan DJKA dalam Standar Pelayanan Minimum

Audit menyeluruh yang dilakukan tim gabungan ini mengacu pada regulasi ketat, yakni Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 48 Tahun 2015 mengenai Standar Pelayanan Minimum (SPM). Fokus utama pemeriksaan mencakup kelaikan teknis sarana perkeretaapian, keandalan fasilitas keselamatan, standar kebersihan, hingga kenyamanan di area stasiun maupun di dalam gerbong kereta.

Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menegaskan bahwa audit ini adalah upaya mitigasi risiko demi melindungi hak penumpang.

Audit Menyeluruh: Dari Stasiun Utama hingga Jalur Bandara

Cakupan ramp check kali ini sangat luas, menjangkau seluruh titik krusial di wilayah Daop 6. Stasiun-stasiun besar yang menjadi jantung mobilisasi warga tak luput dari pemeriksaan, mulai dari Stasiun Yogyakarta, Lempuyangan, Wates, Maguwo, Brambanan, Klaten, hingga Solo Balapan dan Solo Jebres.

Selain stasiun reguler, tim juga melakukan inspeksi mendalam di Stasiun Kereta Api Bandara Yogyakarta International Airport (YIA). Hal ini penting mengingat integrasi moda transportasi antara kereta api dan pesawat udara akan menjadi pilihan utama banyak pemudik untuk mempercepat waktu perjalanan menuju kampung halaman.

Pemeriksaan 34 Rangkaian Kereta Unggulan

Selain fasilitas di stasiun, kelaikan armada menjadi poin inti dari ramp check ini. Sebanyak 34 rangkaian kereta api yang beroperasi di wilayah Daop 6 diperiksa secara detail. Beberapa kereta api komersial dan subsidi yang masuk dalam daftar pemeriksaan antara lain:

Kelas Eksekutif & Campuran: KA Argo Lawu, Argo Dwipangga, Taksaka, Manahan, Lodaya, Sancaka.

Kelas Ekonomi & Aglomerasi: KA Joglosemarkerto, Progo, dan Bogowonto.

Pemeriksaan ini memastikan bahwa seluruh fitur keselamatan seperti rem, sistem kelistrikan, pintu otomatis, hingga ketersediaan alat pemadam api ringan (APAR) dalam kondisi siap pakai tanpa kendala teknis sedikitpun.

Membangun Kepercayaan Publik dan Kelancaran Mobilitas

Kegiatan ramp check ini diharapkan dapat memberikan ketenangan pikiran (peace of mind) bagi para calon penumpang yang telah memesan tiket mudik. KAI Daop 6 ingin memastikan bahwa seluruh elemen layanan, mulai dari perangkat keras (sarana dan prasarana) hingga perangkat lunak (petugas lapangan), telah siap memberikan pelayanan prima.

Feni Novida Saragih menambahkan bahwa upaya ini juga bertujuan untuk menjaga reputasi kereta api sebagai moda transportasi favorit masyarakat.

Terkini