JAKARTA - Menyambut tradisi mudik yang menjadi momen krusial bagi masyarakat Indonesia, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun secara resmi telah menyiapkan langkah antisipatif yang matang.
Dalam rangka menjamin kenyamanan dan ketersediaan kursi bagi para perantau yang ingin pulang ke kampung halaman, manajemen Daop 7 Madiun telah mengonfirmasi penyediaan sejumlah rangkaian kereta api tambahan untuk periode Angkutan Lebaran 2026.
Langkah ini diambil mengingat tren antusiasme masyarakat yang terus meningkat untuk menggunakan moda transportasi kereta api yang dinilai lebih aman, bebas macet, dan tepat waktu. Penambahan kapasitas ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi calon penumpang yang sempat kehabisan tiket pada jadwal reguler.
Optimalkan Layanan Melalui Penambahan Jadwal Perjalanan Kereta Api
Pihak KAI Daop 7 Madiun menyadari bahwa puncak arus mudik dan balik tahun ini akan sangat padat.
Oleh karena itu, penyiapan KA tambahan dilakukan jauh-jauh hari agar distribusi tiket dapat berjalan dengan transparan dan teratur. Kereta api tambahan ini akan melayani berbagai rute favorit yang memiliki permintaan tinggi, terutama jalur yang menghubungkan wilayah Jawa Timur dengan Jawa Tengah serta Jakarta dan sekitarnya.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun menjelaskan bahwa penyediaan armada ekstra ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menghadirkan pelayanan yang prima.
Dengan adanya tambahan jadwal perjalanan, tekanan pada kapasitas kursi reguler dapat terbagi, sehingga penumpukan penumpang di stasiun-stasiun besar wilayah Daop 7 dapat diminimalisir secara efektif.
Fokus Utama Pada Kesiapan Sarana Dan Prasarana Stasiun
Tidak hanya fokus pada penambahan jumlah kereta, KAI Daop 7 Madiun juga melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kesiapan sarana dan prasarana.
Setiap rangkaian kereta, baik reguler maupun tambahan, dipastikan telah melalui uji kelaikan yang ketat agar performanya optimal saat bertugas di masa angkutan Lebaran.
Stasiun-stasiun di wilayah Daop 7, mulai dari Madiun, Blitar, Kediri, hingga Jombang, turut bersiap dengan memperkuat sistem keamanan serta kenyamanan di area ruang tunggu.
Peningkatan fasilitas ini bertujuan agar selama masa tunggu, para pemudik merasa nyaman meski volume manusia di area stasiun melonjak drastis dibandingkan hari-hari biasa.
Kemudahan Pemesanan Tiket Melalui Berbagai Kanal Digital Resmi
Masyarakat diimbau untuk lebih teliti dalam merencanakan perjalanan mereka. Pembelian tiket kereta tambahan ini sudah bisa dilakukan melalui kanal resmi seperti aplikasi KAI Access, situs web resmi kai.id, serta berbagai mitra penjualan tiket daring lainnya.
Penumpang diharapkan tidak membeli tiket melalui perantara tidak resmi guna menghindari risiko penipuan atau harga yang tidak wajar.
Pihak manajemen juga mengingatkan agar calon penumpang selalu memantau ketersediaan tiket secara berkala.
Hal ini dikarenakan tiket kereta tambahan biasanya menjadi incaran utama bagi masyarakat yang belum sempat memesan di awal pembukaan loket. Dengan sistem daring, proses transaksi menjadi lebih cepat dan masyarakat bisa memilih posisi kursi sesuai keinginan selama persediaan masih ada.
Komitmen Menjaga Protokol Keselamatan Selama Perjalanan Arus Mudik
Aspek keselamatan menjadi pilar utama dalam operasional Angkutan Lebaran 2026 ini. Seluruh personel lapangan, mulai dari masinis, kondektur, hingga petugas pengamanan di stasiun, telah diberikan pembekalan khusus untuk menangani situasi darurat dan memberikan bantuan kepada penumpang yang membutuhkan.
KAI Daop 7 Madiun optimistis bahwa dengan persiapan yang komprehensif ini, perjalanan mudik tahun 2026 akan berlangsung dengan ceria dan penuh makna bagi seluruh pelanggan.
Kehadiran kereta tambahan ini bukan sekadar penambah kapasitas, melainkan bukti nyata kehadiran negara melalui layanan transportasi publik yang handal dalam menghubungkan keluarga di hari yang fitri.