JAKARTA - Pembukaan jalur penerbangan baru kembali menjadi langkah penting dalam memperkuat konektivitas udara di Indonesia. Kali ini, ekspansi layanan difokuskan pada penguatan hubungan Jakarta dengan dua kota strategis di Sumatera.
Maskapai Citilink membuka rute penerbangan menuju Padang dan Pekanbaru melalui Bandar Udara Internasional Halim Perdanakusuma mulai 16 Februari 2026. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses perjalanan udara sekaligus menghadirkan pilihan mobilitas yang semakin beragam bagi masyarakat.
Kehadiran rute baru tersebut diharapkan mampu menjawab kebutuhan perjalanan yang terus meningkat, baik untuk kepentingan pekerjaan maupun kunjungan wisata. Aktivitas ekonomi yang dinamis di kedua kota menjadi alasan kuat dibukanya jalur penerbangan langsung dari Jakarta.
Direktur Utama Citilink, Darsito Hendroseputro, menyampaikan bahwa pembukaan dua rute tersebut merupakan langkah strategis dalam memperluas jaringan Garuda Indonesia Group sekaligus mengoptimalkan utilisasi armada yang telah direaktivasi. Strategi ini juga diarahkan untuk memastikan kapasitas pesawat dapat dimanfaatkan secara maksimal setelah melalui proses pemulihan operasional.
“Dengan dibukanya rute baru ini merupakan bentuk komitmen Citilink dalam menyediakan alternatif perjalanan yang lebih luas, khususnya menghubungkan Jakarta melalui Bandar Udara Internasional Halim Perdanakusuma dengan Padang dan Pekanbaru untuk memudahkan mobilitas masyarakat yang akan bepergian menggunakan transportasi udara baik untuk perjalanan bisnis maupun wisata," ujar Darsito dalam keterangan resmi. Pernyataan tersebut menegaskan bahwa ekspansi jaringan bukan hanya soal penambahan rute, tetapi juga peningkatan layanan kepada penumpang.
Penguatan Peran Halim Perdanakusuma sebagai Bandara Alternatif
Pengoperasian rute ini semakin mengukuhkan peran Bandara Halim Perdanakusuma sebagai simpul penerbangan domestik yang strategis. Bandara ini dinilai mampu menjadi alternatif utama selain Soekarno-Hatta dalam mendukung kelancaran mobilitas dari dan menuju Jakarta.
Pemanfaatan Halim memberikan keuntungan dari sisi efisiensi waktu tempuh menuju pusat kota. Penumpang dapat mengakses bandara dengan lebih cepat sehingga perjalanan menjadi lebih praktis dan nyaman.
Langkah ini juga membantu mendistribusikan kepadatan lalu lintas penerbangan yang selama ini terpusat di bandara utama. Dengan demikian, pengalaman perjalanan udara dapat berlangsung lebih lancar tanpa tekanan volume penumpang berlebih.
Optimalisasi bandara sekunder seperti Halim merupakan bagian dari strategi besar dalam meningkatkan kualitas jaringan transportasi nasional. Pemerataan trafik udara dinilai mampu mendorong efisiensi operasional sekaligus memperluas akses layanan.
Jadwal Penerbangan Harian untuk Mendukung Mobilitas Rutin
Penerbangan rute Jakarta–Padang dan Jakarta–Pekanbaru beroperasi setiap hari menggunakan armada Airbus A320. Pengoperasian harian ini dirancang agar penumpang memiliki fleksibilitas tinggi dalam menentukan jadwal perjalanan.
Untuk rute Jakarta menuju Padang dijadwalkan berangkat pukul 07.00 waktu setempat dan tiba di Padang pukul 08.50 waktu setempat dengan nomor penerbangan QG180. Jadwal pagi tersebut dipilih untuk mengakomodasi kebutuhan perjalanan bisnis yang menuntut kedatangan lebih awal.
Penerbangan sebaliknya dari Padang menuju Jakarta berangkat pukul 09.20 waktu setempat dan tiba di Jakarta pukul 11.15 waktu setempat dengan nomor penerbangan QG181. Pola jadwal ini memungkinkan penumpang menyelesaikan aktivitas di Padang tanpa harus menginap.
Adapun rute Jakarta menuju Pekanbaru dijadwalkan berangkat pukul 16.45 waktu setempat dan tiba di Pekanbaru pukul 18.30 waktu setempat dengan nomor penerbangan QG032. Waktu keberangkatan sore dinilai ideal bagi penumpang yang memiliki aktivitas kerja pada pagi hingga siang hari.
Sementara itu, penerbangan Pekanbaru menuju Jakarta berangkat pukul 19.00 waktu setempat dan tiba di Jakarta pukul 20.50 waktu setempat dengan nomor penerbangan QG033. Jadwal malam memberikan pilihan perjalanan pulang yang efisien setelah menyelesaikan agenda harian.
Konsistensi jadwal harian menjadi kunci penting dalam membangun kepercayaan pengguna jasa transportasi udara. Penumpang dapat merencanakan perjalanan secara lebih pasti karena ketersediaan kursi tersedia setiap hari.
Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Pariwisata Antardaerah
Pembukaan rute ini diharapkan memberi kontribusi positif terhadap percepatan pertumbuhan ekonomi antardaerah di Indonesia. Akses transportasi yang lebih mudah akan mempercepat arus barang, jasa, dan pergerakan manusia.
Kota Padang dikenal sebagai salah satu destinasi wisata unggulan dengan kekayaan budaya dan kuliner yang kuat. Sementara Pekanbaru merupakan pusat bisnis dan perdagangan yang memiliki peran penting dalam perekonomian wilayah Sumatera.
Konektivitas langsung dari Jakarta akan memperpendek waktu perjalanan sekaligus meningkatkan daya tarik investasi di kedua daerah tersebut. Pelaku usaha dapat melakukan perjalanan lebih cepat tanpa harus bergantung pada rute transit.
Kemudahan akses transportasi juga membuka peluang pengembangan sektor MICE, perdagangan, dan pariwisata terpadu. Mobilitas yang lancar menjadi fondasi penting dalam memperkuat jaringan ekonomi regional.
Selain itu, rute baru ini diharapkan mampu meningkatkan jumlah wisatawan domestik yang berkunjung ke Sumatera Barat dan Riau. Pertumbuhan kunjungan wisata akan berdampak langsung pada sektor perhotelan, kuliner, serta usaha mikro lokal.
Strategi Pemulihan dan Ekspansi Jaringan Penerbangan Nasional
Pembukaan jalur baru merupakan bagian dari strategi pemulihan industri penerbangan yang terus menunjukkan tren positif. Maskapai berupaya memanfaatkan kembali armada yang telah direaktivasi untuk melayani rute-rute potensial.
Optimalisasi armada menjadi langkah penting agar utilisasi pesawat tetap efisien dan produktif. Dengan menambah rute, maskapai dapat menjaga keseimbangan antara kapasitas dan permintaan pasar.
Sebagai bagian dari Garuda Indonesia Group, Citilink berupaya memperkuat sinergi layanan dalam menghadirkan jaringan penerbangan yang saling terhubung. Kolaborasi ini memungkinkan terciptanya ekosistem transportasi udara yang lebih terintegrasi.
Ekspansi jaringan domestik dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat fondasi pasar dalam negeri. Stabilitas pasar domestik menjadi penopang utama sebelum memperluas jangkauan ke tingkat internasional.
Maskapai berharap kehadiran rute baru ini dapat menjadi stimulus bagi peningkatan aktivitas perjalanan masyarakat. Semakin banyak pilihan penerbangan akan mendorong orang untuk kembali bepergian menggunakan transportasi udara.
Upaya ini juga mencerminkan optimisme industri aviasi terhadap pertumbuhan mobilitas nasional yang terus meningkat. Dengan jaringan yang semakin luas, konektivitas antarkota di Indonesia diharapkan menjadi semakin kuat dan merata.
Pada akhirnya, pembukaan rute Jakarta menuju Padang dan Pekanbaru melalui Halim Perdanakusuma bukan sekadar penambahan jalur penerbangan baru. Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar dalam memperkuat konektivitas, mendukung ekonomi daerah, serta menghadirkan kemudahan perjalanan yang lebih efisien bagi masyarakat Indonesia.