Perpusnas Tingkatkan Layanan Digital iPusnas untuk Akses Pengetahuan Lebih Aman dan Praktis

Jumat, 27 Februari 2026 | 14:18:37 WIB
Perpusnas Tingkatkan Layanan Digital iPusnas untuk Akses Pengetahuan Lebih Aman dan Praktis

JAKARTA - Perpustakaan Nasional (Perpusnas) terus memperkuat layanan digital iPusnas dengan pembaruan teknologi dan peningkatan sistem keamanan. Langkah ini dilakukan untuk menjamin masyarakat memperoleh akses pengetahuan digital yang stabil, aman, dan berkelanjutan.

Upaya penguatan dilakukan melalui penyesuaian arsitektur sistem agar iPusnas dapat beroperasi lebih optimal. Hal ini sejalan dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan membaca digital yang dapat diakses kapan saja dan di mana saja.

Peningkatan Kualitas Layanan Menjadi Prioritas

Sekretaris Utama Perpusnas, Joko Santoso, menegaskan penguatan sistem merupakan bagian dari peningkatan kualitas layanan digital. Menurutnya, langkah ini bertujuan memastikan masyarakat mendapatkan pengalaman layanan yang lebih baik dan berkelanjutan.

“Kami terus berupaya meningkatkan kualitas layanan digital agar masyarakat dapat mengakses koleksi pengetahuan secara nyaman, aman, dan berkelanjutan,” ujar Joko dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat, 27 Februari 2026. Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas keterbatasan akses yang terjadi selama proses penguatan sistem.

Proses penyesuaian sistem dilakukan secara terukur agar layanan dapat kembali berjalan optimal. Perpusnas menegaskan keamanan koleksi digital tetap menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan penguatan layanan.

Migrasi Sistem dan Pengujian Keamanan

Sebagai bagian dari penguatan, Perpusnas melakukan migrasi sistem dan pengujian keamanan dengan pendampingan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Langkah ini memastikan layanan digital tetap aman dan mampu menghadapi potensi risiko siber yang terus berkembang.

Kepala Pusat Data dan Informasi Perpusnas, Wiratna Tritawirasta, menjelaskan bahwa peningkatan pengguna menjadi salah satu alasan penting pembaruan sistem. Menurutnya, pembaruan dilakukan untuk menyesuaikan perkembangan teknologi sekaligus menjaga stabilitas layanan.

“Penguatan sistem dilakukan melalui pembaruan arsitektur, migrasi data, dan pengujian keamanan agar layanan semakin optimal,” kata Wiratna dalam keterangan resmi di Jakarta. Proses pengujian dilakukan secara bertahap sebelum layanan dipulihkan sepenuhnya.

Tren Positif Pemanfaatan iPusnas

Di tengah proses penguatan sistem, pemanfaatan iPusnas tetap menunjukkan tren positif. Berdasarkan data Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Perpusnas, iPusnas kini memiliki sekitar 134.309 judul koleksi dengan total 1.480.649 salinan digital.

Selain itu, tercatat 770.106 pengguna baru sepanjang 2025. Angka ini menunjukkan bahwa masyarakat tetap antusias memanfaatkan layanan digital meski sedang dalam tahap penguatan sistem.

Perpusnas menargetkan pemulihan layanan dilakukan secara bertahap setelah seluruh pengujian selesai. Versi Android direncanakan aktif lebih dahulu, kemudian diikuti versi iOS dan web secara bertahap agar semua pengguna dapat menikmati layanan kembali.

Layanan Lain Tetap Berjalan Normal

Selain iPusnas, seluruh layanan Perpusnas baik daring maupun luring tetap dapat diakses masyarakat. Layanan digital lain seperti BintangPusnas Edu, e-Resources, Khastara, dan chatbot Tanya Pustakawan tetap beroperasi sebagaimana mestinya.

Dalam pengelolaan layanan digital, Perpusnas memastikan mekanisme peminjaman berjalan adil bagi semua pihak. Sistem iPusnas dilengkapi teknologi Digital Rights Management (DRM) untuk menjaga keseimbangan layanan antara perpustakaan, penulis, dan penerbit.

Komitmen Perkuat Literasi Digital Masyarakat

Ke depan, Perpusnas berkomitmen terus memperkuat literasi digital masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas layanan berbasis teknologi. Literasi digital tidak hanya fokus pada penggunaan teknologi, tetapi juga pemanfaatannya secara etis, bertanggung jawab, dan produktif.

Penguatan sistem iPusnas diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk lebih aktif membaca dan mengakses informasi secara digital. Dengan layanan yang lebih aman dan stabil, masyarakat di seluruh Indonesia dapat memanfaatkan pengetahuan digital secara maksimal.

Perpusnas menekankan bahwa setiap langkah penguatan sistem bertujuan memberikan pengalaman layanan terbaik. Kolaborasi dengan BSSN dan pengujian bertahap menjadi strategi untuk menjaga integritas dan keamanan seluruh koleksi digital.

Selain itu, peningkatan kapasitas sistem juga diharapkan mendukung inovasi layanan digital ke depan. Langkah ini menjadi fondasi bagi pengembangan fitur-fitur baru yang semakin mempermudah akses literasi digital di Indonesia.

Dengan proses migrasi data dan pengujian yang sistematis, Perpusnas menegaskan layanan iPusnas akan lebih andal dan mampu menampung peningkatan pengguna di masa mendatang. Hal ini menjadi bukti komitmen institusi terhadap layanan pengetahuan digital yang modern dan aman.

Pemulihan layanan secara bertahap memastikan semua pengguna tetap dapat mengakses iPusnas tanpa gangguan signifikan. Strategi ini sejalan dengan upaya Perpusnas untuk menjaga kenyamanan dan keamanan pengunjung digital di seluruh Indonesia.

Langkah-langkah yang dilakukan mencerminkan tekad Perpusnas memperluas jangkauan literasi digital. Ke depan, layanan digital yang aman, stabil, dan berkelanjutan diharapkan menjadi pendorong utama peningkatan minat baca masyarakat.

Perkuatan sistem ini juga menjadi bagian dari strategi Perpusnas menghadirkan ekosistem literasi digital yang inklusif dan modern. Masyarakat kini memiliki lebih banyak pilihan untuk mengakses pengetahuan kapan saja, di mana saja, dan dengan pengalaman yang lebih baik.

Terkini