Xiaomi

Xiaomi Perluas Uji Coba HyperOS 3.1 Berbasis Android 16 Pada Dua Perangkat Flagship

Xiaomi Perluas Uji Coba HyperOS 3.1 Berbasis Android 16 Pada Dua Perangkat Flagship
Xiaomi Perluas Uji Coba HyperOS 3.1 Berbasis Android 16 Pada Dua Perangkat Flagship

JAKARTA - Langkah agresif kembali diperlihatkan oleh raksasa teknologi asal China, Xiaomi, dalam mematangkan ekosistem perangkat lunaknya.

Hanya dalam hitungan hari setelah peluncuran perdana, program beta HyperOS 3.1 kini resmi memasuki gelombang kedua. Fokus utama pada fase ini adalah integrasi basis Android 16 ke dalam dua perangkat kelas atas yang memiliki basis pengguna besar, yakni Xiaomi 14 Ultra dan Redmi K80 Pro.

Keputusan Xiaomi untuk menyertakan model "Ultra" dalam tahap awal pengujian ini dipandang sebagai sinyal positif. Biasanya, seri Ultra memerlukan waktu adaptasi yang lebih lama karena kompleksitas sistem pemrosesan gambar Leica yang diusungnya. Dengan dibukanya pintu rekrutmen penguji untuk model ini, Xiaomi menunjukkan kepercayaan diri bahwa stabilitas sistem operasi terbaru mereka sudah cukup matang untuk menangani beban kerja algoritma kamera yang berat.

Optimalisasi Visual Leica Dan Efisiensi Performa Pada Fondasi Android 16

Masuknya Xiaomi 14 Ultra dan Redmi K80 Pro ke dalam batch kedua HyperOS 3.1 bukan sekadar pembaruan rutin. Pengujian ini membawa misi khusus bagi masing-masing perangkat sesuai dengan segmentasi pasar mereka:

Xiaomi 14 Ultra (Fokus Fotografi): Uji coba ini krusial untuk mengintegrasikan manajemen memori yang lebih efisien saat menjalankan aplikasi kamera. Sistem baru ini menjanjikan pemrosesan gambar yang lebih cepat dan kehadiran fitur antarmuka Super Island untuk pengalaman multitasking yang lebih interaktif.

Redmi K80 Pro (Fokus Performa): Pengujian difokuskan pada stabilitas frame rate dan efisiensi daya. Kombinasi Android 16 dan HyperOS 3.1 diharapkan mampu meningkatkan responsivitas sistem saat digunakan untuk sesi gaming intensif dan navigasi antarmuka yang lebih seamless.

Penomoran versi 3.0.300 yang digunakan pada build beta ini menjadi indikator bahwa Xiaomi sedang melakukan lompatan besar dalam hal stabilitas awal, yang diklaim jauh lebih baik dibandingkan transisi pada generasi Android sebelumnya.

Perbaikan Bug "Major Priority" Pada Lima Perangkat Flagship Xiaomi

Selain kabar mengenai program beta, Xiaomi juga bergerak cepat mengatasi keluhan pengguna pada versi stabil. Melalui laporan pengembangan mingguan, perusahaan secara resmi merilis patch keamanan dan perbaikan sistem untuk lima perangkat utama. Masalah yang diperbaiki masuk dalam kategori prioritas utama karena berdampak langsung pada penggunaan harian.

Beberapa poin perbaikan krusial tersebut meliputi:

Xiaomi 15 & 15T: Perbaikan pada ketidakkonsistenan kualitas foto kamera belakang serta normalisasi tampilan aplikasi pihak ketiga yang sebelumnya sering mengalami error visual.

Xiaomi Pad 7 Series: Pengguna kini bisa menikmati konten di YouTube dan Netflix tanpa gangguan antarmuka (UI) maupun kendala pemutaran video yang sebelumnya banyak dilaporkan.

Xiaomi 14T: Penuntasan masalah pada Mi Browser yang gagal mengalihkan tautan ke aplikasi navigasi seperti Google Maps.

Sinyal Peluncuran Versi Stabil Global Yang Semakin Dekat

Langkah Xiaomi yang sangat aktif dalam mendistribusikan pembaruan secara bertahap melalui sistem Over-The-Air (OTA) menandakan bahwa siklus pengembangan sistem operasi mereka kini menjadi lebih singkat. Dengan mempercepat fase perbaikan berdasarkan masukan langsung dari komunitas di forum resmi, Xiaomi berupaya memperkecil kesenjangan antara perangkat versi China dan Global.

Perluasan program beta ke perangkat flagship lintas generasi—mulai dari seri 14 hingga seri 17 terbaru—memberi sinyal kuat bahwa jadwal rilis publik untuk HyperOS 3.1 stabil akan segera tiba. Bagi para pengguna, pembaruan ini diharapkan tidak hanya membawa fitur baru, tetapi juga mengembalikan standar pengalaman premium yang konsisten, terutama pada aspek konektivitas HyperConnect dan manajemen daya yang lebih cerdas.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index