Evolusi Layanan KA Gajayana: Rangkaian New Generation Resmi Mengaspal di Tahun 2026

Evolusi Layanan KA Gajayana: Rangkaian New Generation Resmi Mengaspal di Tahun 2026

Evolusi Layanan KA Gajayana: Rangkaian New Generation Resmi Mengaspal di Tahun 2026
Evolusi Layanan KA Gajayana: Rangkaian New Generation Resmi Mengaspal di Tahun 2026

JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pengalaman perjalanan kelas wahid di jalur selatan Jawa.

 Memasuki Januari 2026, KAI secara resmi melakukan pembaruan armada pada salah satu layanan unggulannya, KA Gajayana, dengan mengoperasikan sarana Stainless Steel New Generation. Langkah strategis ini diambil untuk menjawab ekspektasi pelanggan yang menginginkan perpaduan antara kecepatan, keandalan, dan kemewahan dalam satu perjalanan.

Pembaruan sarana ini diumumkan oleh manajemen KAI pada Kamis, 29 Januari 2026, sebagai bagian dari program berkelanjutan untuk memodernisasi armada kereta api jarak jauh milik negara.

Peningkatan Fasilitas demi Kenyamanan Paripurna

Penggunaan rangkaian Stainless Steel New Generation pada KA Gajayana bukan sekadar perubahan fisik semata. Inovasi ini dirancang untuk meningkatkan aspek kenyamanan dan keandalan operasional secara signifikan. Sepanjang tahun 2025, KA Gajayana tercatat telah menjadi pilihan bagi 380.715 pelanggan, sebuah angka yang mengukuhkan posisinya sebagai moda transportasi andalan untuk rute Jakarta–Malang pp.

Menempuh jarak sejauh 905 kilometer, KA Gajayana menghubungkan kota-kota penting dengan karakter ekonomi yang beragam. Kota-kota seperti Madiun, Solo, Cirebon, hingga Yogyakarta menjadi simpul-simpul strategis yang dilayani oleh kereta ini.

Konektivitas Wilayah dan Penggerak Interaksi Sosial

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menekankan bahwa KA Gajayana memiliki peran yang jauh lebih besar daripada sekadar alat transportasi. Kereta ini merupakan urat nadi konektivitas yang mendukung berbagai lini kehidupan masyarakat di Pulau Jawa.

KA Gajayana menghubungkan Malang yang dikenal sebagai kota pendidikan dan pariwisata dengan Jakarta sebagai episentrum bisnis dan pemerintahan nasional. Rute ini juga memfasilitasi mobilitas di wilayah Solo, Yogyakarta, dan Purwokerto yang memiliki aktivitas budaya serta mobilitas warga yang sangat dinamis.

Visi Pelayanan dan Warisan Sejarah yang Agung

Pembaruan sarana ini dilakukan untuk menjamin bahwa setiap penumpang mendapatkan pengalaman perjalanan terbaik tanpa rasa lelah yang berlebih. Pejabat Yang Melaksanakan Tugas EVP Corporate Secretary KAI, Wisnu Pramudya, menyoroti bahwa kualitas perjalanan adalah prioritas utama perusahaan.

Nama Gajayana sendiri diambil dari sejarah agung Kerajaan Kanjuruhan, merujuk pada gelar raja Sang Liswa atau Gajayana. Sejak pertama kali diluncurkan pada 28 Oktober 1999, kereta ini telah bertransformasi menjadi sarana transportasi andalan bagi pekerja, keluarga, hingga mahasiswa, sekaligus menjaga eratnya interaksi sosial antardaerah.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index