Kemenhub

Kemenhub Tegaskan Penguatan Keselamatan Pelayaran untuk Lindungi Penumpang dan Awak Kapal di Indonesia

Kemenhub Tegaskan Penguatan Keselamatan Pelayaran untuk Lindungi Penumpang dan Awak Kapal di Indonesia
Kemenhub Tegaskan Penguatan Keselamatan Pelayaran untuk Lindungi Penumpang dan Awak Kapal di Indonesia

JAKARTA - Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan menegaskan komitmennya untuk memperkuat pengawasan dan pelayanan di sektor pelayaran nasional. Hal ini bertujuan melindungi penumpang, awak kapal, dan seluruh aspek maritim Indonesia.

"Tantangan keselamatan pelayaran yang semakin kompleks menuntut penguatan koordinasi dan sinergi antarinstansi serta seluruh pemangku kepentingan," ujar Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub, Muhammad Masyhud, di Jakarta, Selasa, 3 Februari 2026.

Makna Peringatan HUT KPLP dan PPLP

Masyhud menyampaikan hal itu dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran (KPLP) ke-53 serta Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PPLP) ke-38. Upacara berlangsung di Lampung Selatan dan bukan sekadar seremoni belaka.

Ia menekankan peringatan ini menjadi momentum refleksi atas perjalanan panjang KPLP dan PPLP dalam menjaga keselamatan dan keamanan pelayaran. Keduanya juga berperan menegakkan hukum di laut dan memberikan pelayanan bagi masyarakat pengguna transportasi laut.

Peran KPLP dan PPLP dalam Menjamin Keamanan Laut

"Selama lebih dari lima dekade, KPLP dan PPLP telah menjadi garda terdepan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dalam memastikan perairan Indonesia aman, tertib, dan andal," kata Masyhud.

Perairan Indonesia dijaga sebagai jalur transportasi nasional dan internasional yang aman. Hal ini menjadi bukti konsistensi KPLP dan PPLP dalam pelayanan publik dan pengawasan keselamatan pelayaran.

Keberhasilan tugas tersebut sangat ditentukan oleh soliditas internal Direktorat Jenderal Perhubungan Laut. Kesatuan visi, disiplin, profesionalisme, dan integritas personel menjadi faktor utama dalam menjalankan amanah negara.

Keselamatan pelayaran tidak bisa diwujudkan oleh pemerintah saja. Dibutuhkan kerja sama erat antara pemerintah pusat dan daerah, TNI, Polri, operator pelayaran, pengguna jasa, serta pemangku kepentingan terkait lainnya.

Dialog Langsung dengan Masyarakat Nelayan

Usai upacara, Masyhud melakukan dialog langsung dengan masyarakat nelayan. Ia memberikan arahan agar nelayan selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di laut.

Nelayan diimbau menggunakan perlengkapan keselamatan dan memantau kondisi cuaca sebelum serta selama berlayar. "Keselamatan di laut adalah tanggung jawab bersama," tegasnya.

Ia menambahkan, nelayan harus mematuhi rambu-rambu pelayaran dan tidak memaksakan diri melaut jika kondisi tidak memungkinkan. Pesan ini menjadi bentuk perhatian Kemenhub terhadap keselamatan warga maritim.

Dialog berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab. Para nelayan menyampaikan masukan dan pertanyaan terkait keselamatan pelayaran.

Masyhud menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat nelayan. Hal ini menjadi salah satu kunci terciptanya perairan yang aman, tertib, dan berkelanjutan.

Kesiapsiagaan Menghadapi Angkutan Lebaran

Menjelang penyelenggaraan Angkutan Lebaran, Masyhud meminta seluruh jajaran KPLP, PPLP, dan pemangku kepentingan untuk meningkatkan kesiapsiagaan. Fokusnya adalah pengawasan keselamatan pelayaran agar pelayanan tetap optimal.

Pemeriksaan kelaiklautan kapal, kesiapan awak kapal, dan penguatan patroli menjadi prioritas utama. Penegakan hukum di laut juga terus diperkuat agar setiap pelayaran berjalan aman.

Pelayanan profesional dan humanis kepada masyarakat juga menjadi perhatian khusus. Semua langkah ini dirancang untuk memastikan keselamatan pelayaran sebagai prioritas utama.

"Keselamatan pelayaran harus menjadi prioritas utama, karena di balik setiap kebijakan dan tindakan terdapat tanggung jawab besar terhadap keselamatan jiwa manusia," kata Masyhud.

Selain melindungi manusia, keselamatan pelayaran juga menjaga kelancaran aktivitas ekonomi nasional. Setiap tindakan yang diambil Kemenhub selalu mempertimbangkan kedua aspek ini secara bersamaan.

KPLP dan PPLP telah menunjukkan peran strategis selama bertahun-tahun. Mereka menjadi tulang punggung pengawasan maritim yang menjaga Indonesia dari risiko kecelakaan di laut.

Soliditas internal dan kolaborasi dengan berbagai pihak membuat pengawasan pelayaran lebih efektif. Sinergi ini diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas keselamatan laut di masa depan.

Masyhud menekankan pentingnya penguatan koordinasi antarinstansi. Langkah ini juga menjadi strategi menghadapi tantangan keselamatan pelayaran yang semakin kompleks.

Peringatan HUT KPLP dan PPLP menjadi pengingat bagi semua pihak. Tugas menjaga keselamatan dan keamanan pelayaran adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah semata.

Masyhud menegaskan, setiap upaya pengawasan dan pelayanan harus dilakukan dengan profesionalisme tinggi. Hal ini untuk memastikan setiap penumpang, awak kapal, dan nelayan mendapat perlindungan maksimal.

Kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, operator pelayaran, dan masyarakat menjadi kunci utama. Bersama-sama mereka membentuk ekosistem pelayaran yang aman, tertib, dan andal.

Kesiapsiagaan menjelang momen Angkutan Lebaran menjadi tolok ukur efektivitas pengawasan. Semua pihak diharapkan mampu menghadapi lonjakan aktivitas pelayaran dengan optimal.

Penggunaan perlengkapan keselamatan dan pemantauan cuaca menjadi prosedur wajib bagi seluruh nelayan. Langkah ini memastikan risiko kecelakaan bisa diminimalkan secara signifikan.

Kemenhub terus menekankan pentingnya rambu-rambu pelayaran. Pematuhan terhadap aturan ini merupakan bagian dari keselamatan maritim yang tidak bisa ditawar.

Melalui HUT KPLP dan PPLP, masyarakat diingatkan tentang pentingnya pengawasan laut. Momentum ini sekaligus menunjukkan dedikasi personel Kemenhub dalam melayani publik.

Setiap kebijakan yang dibuat selalu mempertimbangkan keselamatan dan keamanan pelayaran. Prinsip ini menjadi fondasi utama bagi seluruh program dan tindakan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut.

Dengan sinergi yang baik, perairan Indonesia dapat dijaga sebagai jalur transportasi yang aman. Kemenhub berharap hal ini akan memberikan rasa aman bagi semua pihak yang beraktivitas di laut.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index