Hutama Karya Infrastruktur

Hutama Karya Infrastruktur Akselerasi Tol Lingkar Pekanbaru: Progres Tembus 71% dengan Inovasi Ramah Lingkungan

Hutama Karya Infrastruktur Akselerasi Tol Lingkar Pekanbaru: Progres Tembus 71% dengan Inovasi Ramah Lingkungan
Hutama Karya Infrastruktur Akselerasi Tol Lingkar Pekanbaru: Progres Tembus 71% dengan Inovasi Ramah Lingkungan

JAKARTA - PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) terus memacu penyelesaian proyek strategis Tol Lingkar Pekanbaru sepanjang 30,8 kilometer.

Ruas ini memiliki peran krusial sebagai titik temu yang menghubungkan Tol Pekanbaru-Dumai dengan Tol Pekanbaru-Bangkinang, sekaligus memperkuat konektivitas lintas Sumatera.

Hingga akhir Januari 2026, HKI mencatatkan capaian progres konstruksi sebesar 71,07 persen. Fokus utama perseroan tidak hanya pada kecepatan waktu, tetapi juga pada integrasi standar mutu, keselamatan kerja, dan prinsip keberlanjutan lingkungan.

Standar QHSSE: Menuju Zero Fatality

Direktur Operasi III HKI, Aditya Novendra Jaya, menegaskan bahwa keselamatan pekerja dan kualitas hasil akhir adalah prioritas yang tidak bisa ditawar. HKI menerapkan dua instrumen pengendalian unggulan:

QHSSE Plan: Memastikan seluruh material dan metode kerja yang digunakan sejak awal telah memenuhi standar teknis.

QHSSE Pass: Sistem verifikasi akhir untuk menjamin bahwa pekerjaan yang telah rampung 100% aman dan bermutu tinggi.

Penerapan sistem manajemen K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) berskala nasional dan internasional ini bertujuan untuk mencapai target zero fatality di seluruh area proyek.

Inovasi Konstruksi & Penerapan Prinsip ESG

Salah satu aspek menarik dari proyek ini adalah penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). HKI berupaya meminimalkan dampak negatif terhadap ekosistem Riau melalui beberapa teknik inovatif:

Metode Balance Cantilever di Jembatan Siak: Konstruksi jembatan ini dilakukan tanpa pilar penyangga di tengah sungai. Hal ini bertujuan agar ekosistem sungai dan kelancaran arus air tidak terganggu selama maupun setelah pembangunan.

Teknik Pencabutan Pohon: Alih-alih melakukan penebangan habis, HKI mengutamakan teknik pencabutan pohon yang terdampak proyek untuk ditanam kembali di area lain guna menjaga ketersediaan ruang hijau.

Dampak Ekonomi dan Konektivitas Riau

Tol Lingkar Pekanbaru diharapkan menjadi urat nadi baru bagi pertumbuhan ekonomi di Provinsi Riau. Dengan tersambungnya berbagai ruas tol utama, mobilitas logistik dan masyarakat akan menjadi jauh lebih efisien.

Melalui integrasi antara kualitas konstruksi dan pelestarian alam, HKI optimis Tol Lingkar Pekanbaru akan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Sumatera secara berkelanjutan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index