Logistik

BP Batam Perluas Jangkauan ke Eropa: Perkuat Diplomasi Maritim dan Logistik di Ajang Euromaritime 2026

BP Batam Perluas Jangkauan ke Eropa: Perkuat Diplomasi Maritim dan Logistik di Ajang Euromaritime 2026
BP Batam Perluas Jangkauan ke Eropa: Perkuat Diplomasi Maritim dan Logistik di Ajang Euromaritime 2026

JAKARTA - Badan Pengusahaan (BP) Batam semakin agresif dalam memposisikan Batam sebagai simpul logistik utama di Asia Tenggara dengan menembus pasar Eropa.

Melalui partisipasi aktif dalam ajang Euromaritime 2026 di Prancis, BP Batam secara strategis memperkuat diplomasi maritim dan menjajaki kerja sama logistik dengan para pemain besar di industri perkapalan dunia. Langkah ini bertujuan untuk menarik lebih banyak investasi asing (FDI) serta mengadopsi standar teknologi maritim terbaru dari Benua Biru.

Membangun Jembatan Logistik Asia-Eropa

Kehadiran BP Batam di forum internasional ini membawa misi utama untuk mempromosikan keunggulan komparatif Batam kepada investor Eropa:

Lokasi Strategis: Menekankan posisi Batam yang berada tepat di jalur perdagangan tersibuk dunia, Selat Malaka.

Fasilitas Kawasan Perdagangan Bebas (KPBPB): Menawarkan berbagai insentif fiskal dan kemudahan berusaha bagi perusahaan logistik Eropa yang ingin melakukan ekspansi ke pasar ASEAN.

Konektivitas Pelabuhan: Mempromosikan pengembangan infrastruktur pelabuhan, seperti Pelabuhan Batu Ampar yang sedang ditransformasi menjadi pelabuhan modern berbasis teknologi hijau.

Fokus pada Teknologi Maritim Hijau

Di ajang Euromaritime, BP Batam juga fokus pada pertukaran pengetahuan mengenai keberlanjutan sektor maritim:

Smart Port Management: Menjajaki implementasi teknologi digital untuk mempercepat arus logistik dan mengurangi biaya birokrasi di pelabuhan.

Inovasi Ramah Lingkungan: Mempelajari tren kapal listrik dan efisiensi energi yang menjadi standar di Eropa untuk diterapkan pada ekosistem maritim di Batam.

Dampak Jangka Panjang bagi Ekonomi Batam

Diplomasi maritim ini diprediksi akan membawa sejumlah dampak positif bagi perekonomian lokal:

Peningkatan Volume Ekspor-Impor: Kerja sama langsung dengan hub logistik Eropa akan memangkas jalur distribusi dan meningkatkan daya saing produk lokal di pasar internasional.

Modernisasi Galangan Kapal: Kemitraan dengan perusahaan manufaktur Eropa diharapkan membawa transfer teknologi pada industri shipyard (galangan kapal) di Batam yang merupakan salah satu yang terbesar di Indonesia.

Penciptaan Lapangan Kerja: Masuknya investasi di sektor logistik dan maritim akan membuka ribuan lowongan kerja baru bagi tenaga kerja lokal yang terampil.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index