BBM

Daftar Lengkap Harga BBM Seluruh Indonesia Per 15 Februari 2026

Daftar Lengkap Harga BBM Seluruh Indonesia Per 15 Februari 2026
Daftar Lengkap Harga BBM Seluruh Indonesia Per 15 Februari 2026

JAKARTA - Memasuki pertengahan bulan kedua di tahun ini, fluktuasi harga energi global terus menjadi perhatian utama masyarakat yang bergantung pada mobilitas kendaraan pribadi.

Per tanggal 15 Februari 2026, pemerintah bersama badan usaha penyedia energi secara resmi merilis daftar harga Bahan Bakar Minyak (BBM) terbaru yang berlaku di seluruh SPBU tanah air.

Penyesuaian harga ini merupakan langkah rutin untuk menyelaraskan harga domestik dengan tren harga minyak mentah dunia serta nilai tukar Rupiah, sekaligus memastikan ketersediaan pasokan energi tetap terjaga bagi masyarakat luas.

Stabilitas Harga BBM Subsidi Dan Penugasan Di Seluruh Wilayah

Kebijakan harga untuk jenis BBM subsidi dan penugasan terpantau tidak mengalami perubahan signifikan guna menjaga daya beli masyarakat di tengah dinamika ekonomi awal tahun. Pemerintah tetap mempertahankan harga Pertalite (RON 90) pada angka Rp10.000 per liter dan BioSolar bersubsidi di angka Rp6.800 per liter. Ketetapan harga ini berlaku seragam di seluruh wilayah Indonesia, dari Sabang hingga Merauke, sebagai bentuk perlindungan sosial terhadap sektor transportasi publik dan logistik dasar.

Meskipun harga tetap, pemerintah terus memperketat pengawasan distribusi melalui sistem digitalisasi. Masyarakat diingatkan untuk tetap menggunakan aplikasi resmi atau QR Code saat melakukan pengisian di SPBU agar kuota subsidi tepat sasaran. Stabilitas harga pada segmen ini diharapkan dapat menjadi jangkar bagi inflasi sektor transportasi yang biasanya sangat sensitif terhadap perubahan harga energi primer.

Rincian Harga BBM Non-Subsidi Pertamina Untuk Wilayah Jawa Dan Bali

Bagi pengguna kendaraan dengan spesifikasi mesin modern, penyesuaian harga sering kali terjadi pada kategori BBM non-subsidi. Untuk wilayah Jawa (termasuk Madiun dan Yogyakarta) serta Bali, harga BBM komersial per 15 Februari 2026 adalah sebagai berikut:

Pertamax (RON 92): Berada di kisaran Rp12.950 hingga Rp13.200 per liter.

Pertamax Turbo (RON 98): Dipatok pada harga Rp14.400 per liter.

Pertamax Green 95 (RON 95): Tersedia dengan harga Rp13.900 per liter.

Dexlite (Cetane 51): Dijual seharga Rp14.550 per liter.

Pertamina Dex (Cetane 53): Memiliki tarif Rp15.100 per liter.

Perlu diperhatikan bahwa terdapat sedikit variasi harga di luar wilayah Jawa dan Bali yang disebabkan oleh perbedaan besaran Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) di masing-masing provinsi. Konsumen disarankan untuk selalu mengecek papan informasi harga di setiap SPBU sebelum melakukan transaksi.

Persaingan Harga Di SPBU Swasta: Shell, BP, Dan Vivo

Selain Pertamina, penyedia BBM swasta seperti Shell, BP AKR, dan Vivo juga melakukan penyesuaian harga yang kompetitif. Untuk wilayah Jabodetabek dan kota-kota besar lainnya, harga produk sekelas RON 92 dari penyedia swasta terpantau bersaing ketat dengan harga Pertamax. Strategi pemberian poin loyalitas dan promo cashback melalui metode pembayaran non-tunai menjadi senjata utama para penyedia swasta ini untuk menarik minat pelanggan di awal tahun 2026.

Persaingan ini memberikan keuntungan bagi konsumen karena memiliki lebih banyak pilihan kualitas dan layanan. Beberapa produk unggulan swasta yang menawarkan teknologi pembersih mesin tingkat lanjut juga mengalami penyesuaian harga yang berkisar antara Rp14.000 hingga Rp16.000 per liter, tergantung pada tingkatan oktan dan spesifikasi tambahan yang ditawarkan oleh masing-masing merek.

Faktor Pemicu Perubahan Harga Dan Prediksi Kedepan

Penyesuaian harga yang terjadi per 15 Februari 2026 ini sangat dipengaruhi oleh kebijakan evaluasi berkala setiap bulan. Parameter utama yang digunakan adalah rata-rata harga minyak dunia (MOPS/Argus) dan kurs Rupiah terhadap Dollar AS. Analis ekonomi memprediksi bahwa harga BBM akan cenderung stabil hingga memasuki periode Ramadan nanti, kecuali terdapat gejolak geopolitik yang ekstrem di wilayah produsen minyak utama.

Pemerintah juga menghimbau agar pemilik kendaraan mewah mulai beralih ke BBM non-subsidi yang lebih ramah lingkungan dan sesuai dengan teknologi mesin kendaraan mereka. Hal ini tidak hanya membantu menjaga performa mesin dalam jangka panjang, tetapi juga berkontribusi pada pengurangan emisi karbon di lingkungan perkotaan. Dengan mengetahui daftar harga terbaru ini, masyarakat diharapkan dapat mengatur rencana keuangan perjalanan mereka dengan lebih bijak dan terukur.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index