JAKARTA - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung tradisi pulang kampung masyarakat melalui program Mudik Gratis Lebaran 2026.
Untuk tahun ini, otoritas setempat telah menyiapkan kuota sebanyak 2.912 kursi kereta api (KA) yang ditujukan bagi warga Sumsel. Langkah ini diambil sebagai strategi konkret untuk meningkatkan aspek keamanan perjalanan serta mengurangi beban kepadatan arus lalu lintas di jalan raya selama masa puncak mudik.
Program ini menyasar dua rute perjalanan utama yang menjadi jalur favorit pemudik, yaitu relasi Stasiun Kertapati - Tanjung Karang dan Stasiun Kertapati - Lubuklinggau. Inisiatif rutin ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi masyarakat sekaligus memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman dan terukur.
Jadwal Pelaksanaan dan Rincian Alokasi Kuota Penumpang
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sumsel, Musni Wijaya, menjelaskan bahwa pelaksanaan keberangkatan mudik gratis ini akan dipusatkan selama dua hari, yakni pada tanggal 16 dan 17 Maret 2026. Distribusi kuota telah diatur sedemikian rupa guna mengakomodasi tingginya minat masyarakat pada kedua rute tersebut.
Berikut adalah rincian ketersediaan kursi per hari:
| Rute Perjalanan | Kuota per Hari | Total Kuota (2 Hari) |
|---|---|---|
| Kertapati - Tanjung Karang | 832 Kursi | 1.664 Kursi |
| Kertapati - Lubuklinggau | 624 Kursi | 1.248 Kursi |
| Total Keseluruhan | 1.456 Kursi | 2.912 Kursi |
Persyaratan Pendaftaran dan Prosedur Keberangkatan
Untuk memastikan program ini tepat sasaran, pemerintah telah menetapkan sejumlah persyaratan administratif yang cukup sederhana bagi calon peserta. Kepala Bidang Perkeretaapian Dishub Sumsel, Dedi J Zulkarnain, menegaskan bahwa syarat utama adalah kepemilikan dokumen kependudukan yang valid serta kondisi fisik yang prima.
Pihak Dishub juga memberikan imbauan khusus kepada para calon pemudik untuk mulai menjaga stamina dan kesehatan menjelang hari keberangkatan. Hal ini penting agar proses perjalanan menggunakan moda transportasi massal tetap kondusif, aman, dan lancar hingga sampai di kota tujuan masing-masing.
Upaya Menciptakan Mudik yang Aman dan Berintegritas
Program mudik gratis ini merupakan bagian dari agenda tahunan pemerintah daerah dalam mengelola mobilisasi massa saat hari besar keagamaan. Dengan mengalihkan sebagian pemudik dari kendaraan pribadi ke moda transportasi kereta api, Pemprov Sumsel berharap dapat menekan angka kecelakaan di jalan lintas Sumatera.
Selain itu, pengawasan terhadap jalannya program ini akan terus diperketat guna memastikan tidak ada penyalahgunaan kuota oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan peluang ini dengan bijak agar semangat kekeluargaan di momen Lebaran dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat Sumatera Selatan.