JAKARTA - Dalam rangka membangun kesadaran demokrasi sejak dini, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Buleleng menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Pendidikan Politik pada Selasa, 3 Februari 2026.
Bertempat di SMAN 1 Kubutambahan, kegiatan ini menyasar para siswa sebagai calon pemilih pemula agar menjadi pemilih yang cerdas dan bertanggung jawab.
Kegiatan yang dimulai pukul 10.30 WITA ini melibatkan sinergi antara pemerintah daerah dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Buleleng.
Poin Utama Pendidikan Demokrasi bagi Siswa
Melalui sosialisasi ini, para pemilih pemula dibekali dengan pemahaman mendalam mengenai peran strategis mereka dalam sistem politik Indonesia:
Membangun Logika Politik: Siswa diajak untuk menggunakan nalar yang sehat dalam menilai pilihan politik dan menjauhkan diri dari pemikiran negatif atau provokatif.
Partisipasi Aktif: Menumbuhkan kesadaran untuk tidak golput dan memahami bahwa setiap suara memiliki dampak besar bagi masa depan daerah.
Agen Sosialisasi: Peserta diharapkan menjadi perpanjangan tangan pemerintah untuk menyebarluaskan pemahaman demokrasi yang sehat kepada keluarga dan lingkungan sekitarnya.
Sinergi Instansi Terkait
Sejumlah tokoh hadir untuk memberikan motivasi dan pemaparan materi kepada sekitar 100 peserta yang terdiri dari siswa kelas X dan para guru:
Ketut Simbayasa, S.Sos., MAP (Kabid Pengembangan Budaya Politik Kesbangpol): Menekankan pentingnya membangun kesadaran politik sejak dini demi menjaga kualitas demokrasi di Buleleng.
Putu Arya Suarnata, S.Pd (Anggota KPU Buleleng): Memaparkan materi inti mengenai proses teknis pemilu, pentingnya partisipasi pemilih pemula, dan cara menjadi pemilih yang kritis.
I Gst. Ngurah Suparjana (Waka Humas SMAN 1 Kubutambahan): Mengapresiasi kehadiran program ini di sekolah sebagai sarana edukasi demokrasi yang konkret bagi para siswa.
Jalannya Kegiatan
Kegiatan berlangsung secara interaktif di Desa Tamblang, di mana para siswa menunjukkan antusiasme tinggi pada sesi tanya jawab. Diskusi seputar bagaimana generasi muda dapat menjaga kualitas demokrasi menjadi topik yang paling menarik minat peserta.
Seluruh rangkaian acara berakhir pada pukul 11.45 WITA dengan suasana yang aman dan tertib. Melalui langkah ini, Kesbangpol Buleleng optimis dapat menciptakan ekosistem demokrasi yang lebih sehat dengan dukungan generasi muda yang cerdas politik.