Spirit Kebersamaan Pegawai Politik Kesbangpol Buleleng dalam Ritual Suci Purnama Kewulu 2026

Senin, 02 Februari 2026 | 09:29:34 WIB
Spirit Kebersamaan Pegawai Politik Kesbangpol Buleleng dalam Ritual Suci Purnama Kewulu 2026

JAKARTA - Suasana religius menyelimuti lingkungan Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Buleleng di awal Februari ini.

Mengawali pekan dengan penuh kekhidmatan, seluruh aparatur di lembaga ini menyatukan langkah untuk melaksanakan ritual persembahyangan bersama. Kegiatan suci ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap hari suci Purnama Kewulu, sebuah momentum penting dalam kalender Bali yang dipercaya sebagai waktu yang baik untuk pembersihan diri dan memohon anugerah kesucian.

Pelaksanaan ritual yang berpusat di area kantor ini tidak hanya menjadi rutinitas administratif, melainkan sebuah jeda spiritual di tengah padatnya tugas pemerintahan. Momentum ini menjadi titik balik bagi para pegawai untuk menyegarkan kembali niat pengabdian sebelum melanjutkan tugas-tugas pelayanan publik di wilayah Buleleng.

Wujud Nyata Sraddha Bhakti Aparatur di Jantung Kota Singaraja

Kegiatan persembahyangan yang berlangsung pada pagi hari ini dipimpin langsung oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Buleleng. Kehadiran pimpinan di tengah-tengah jajaran pegawai dan staf memberikan teladan tentang pentingnya menjaga keseimbangan antara kewajiban profesional dan spiritual. Seluruh peserta mengikuti rangkaian ritual dengan penuh kekhusyukan, menciptakan atmosfer yang tenang di lingkungan kerja.

Ritual ini dilaksanakan sebagai wujud sraddha bhakti atau bakti yang tulus ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Dalam tradisi Bali, hari Purnama dianggap sebagai hari penyucian oleh Sang Hyang Candra, sehingga doa-doa yang dipanjatkan diharapkan mampu memberikan kejernihan pikiran bagi para aparatur negara dalam mengambil kebijakan dan melayani masyarakat Singaraja.

Pembinaan Spiritual Sebagai Fondasi Integritas Pegawai Kesbangpol

Badan Kesbangpol Buleleng memandang bahwa kualitas pelayanan publik sangat bergantung pada kondisi spiritual para pegawainya. Oleh karena itu, persembahyangan bersama ini telah menjadi agenda rutin yang terintegrasi dalam sistem pembinaan aparatur. Kegiatan ini bertujuan untuk mengasah keimanan dan ketakwaan, sehingga setiap staf memiliki landasan moral yang kuat dalam bekerja.

Selain dimensi vertikal kepada Tuhan, kegiatan ini memiliki dimensi horisontal yang kuat dalam mempererat tali persaudaraan antar-pegawai. Melalui doa bersama, ego sektoral dan jenjang jabatan melebur dalam rasa kebersamaan. Semangat kekeluargaan inilah yang diharapkan menjadi motor penggerak dalam melaksanakan tugas-tugas berat di bidang kesatuan bangsa dan politik yang menuntut koordinasi tinggi.

Harapan dan Optimisme untuk Buleleng yang Aman dan Harmonis

Purnama Kewulu kali ini membawa harapan besar bagi masa depan Kabupaten Buleleng. Melalui persembahyangan ini, seluruh jajaran Kesbangpol memohon bimbingan, kesehatan, dan kelancaran dalam menghadapi tantangan kerja di tahun 2026. Di tengah dinamika sosial-politik yang ada, ketajaman nurani pegawai sangat dibutuhkan untuk menjaga kondusivitas wilayah.

Diharapkan, tuntunan spiritual yang didapatkan mampu meningkatkan kinerja setiap individu. Targetnya jelas: mewujudkan Kabupaten Buleleng yang tidak hanya aman secara fisik, tetapi juga harmonis secara sosial dan berintegritas secara birokrasi. Nilai-nilai suci yang diserap selama persembahyangan diharapkan dapat diimplementasikan dalam bentuk pelayanan yang ramah, transparan, dan bertanggung jawab kepada seluruh lapisan masyarakat.

Menjaga Keseimbangan Kerja dan Nilai Tradisi di Era Modern

Di tengah kemajuan teknologi dan tuntutan kerja yang serba cepat, Kesbangpol Buleleng tetap memegang teguh nilai-nilai kearifan lokal. Praktik persembahyangan ini menunjukkan bahwa birokrasi modern di Bali tetap bisa berjalan selaras dengan tradisi leluhur. Harmonisasi ini dipercaya akan memberikan energi positif bagi lingkungan kantor, sehingga tercipta budaya kerja yang sehat dan jauh dari tekanan mental berlebih.

Pada akhirnya, Purnama Kewulu di Kantor Kesbangpol Buleleng hari ini menjadi pengingat bahwa kekuatan terbesar dalam bekerja tidak hanya berasal dari kecerdasan intelektual, tetapi juga dari keteguhan hati dan restu ilahi. Dengan semangat yang baru, seluruh pegawai siap kembali melanjutkan tugas demi kemajuan Kabupaten Buleleng yang dicintai.

Terkini