Michael Carrick Sulap Manchester United Tembus Empat Besar Klasemen Liga Inggris

Senin, 02 Februari 2026 | 14:02:08 WIB
Michael Carrick Sulap Manchester United Tembus Empat Besar Klasemen Liga Inggris

JAKARTA - Kebangkitan Manchester United di bawah asuhan Michael Carrick kini bukan lagi sekadar tren sesaat, melainkan sebuah pernyataan kuat di panggung Liga Inggris musim 2025/2026.

Stadion Old Trafford kembali menjadi saksi keajaiban taktik sang pelatih lokal setelah Setan Merah sukses mengamankan kemenangan krusial atas Fulham pada Minggu (1 Februari 2026) malam WIB.

Kemenangan dengan skor tipis 3-2 ini tidak hanya menambah tiga poin di kantong United, tetapi juga secara resmi mengantar mereka merangsek naik ke peringkat empat klasemen sementara, sekaligus mengamankan slot berharga di zona Liga Champions.

Perjalanan United menuju empat besar pekan ke-24 ini tergolong fenomenal. Michael Carrick seolah memiliki tongkat sihir yang mampu mengubah mentalitas tim yang sebelumnya sempat terseok-seok. Hingga saat ini, Carrick telah mencatatkan rekor impresif dengan tiga kemenangan beruntun sejak mengambil alih komando kepelatihan. Tak main-main, dalam rentetan kemenangan tersebut, United berhasil menumbangkan raksasa Manchester City serta melibas sang pemimpin klasemen saat ini, Arsenal. Performa luar biasa ini menjadi bukti bahwa United telah kembali ke jalur persaingan elit sepak bola Inggris.

Dominasi di Old Trafford dan Intensitas Tinggi Sejak Menit Awal

Memasuki lapangan dengan kepercayaan diri tinggi, Manchester United langsung memeragakan permainan menekan sejak peluit pertama dibunyikan. Strategi Carrick yang mengandalkan kecepatan transisi dan intensitas tinggi membuat Fulham kewalahan mengembangkan pola permainan mereka. Publik Old Trafford tidak perlu menunggu lama untuk merayakan gol pertama. Pada menit ke-19, sebuah skema tendangan bebas yang terukur berhasil dieksekusi dengan sempurna oleh gelandang veteran Casemiro. Tandukan atau sambutannya tersebut mengoyak jala Fulham dan membawa tuan rumah unggul 1-0.

Keunggulan satu gol tidak membuat United mengendurkan serangan. Justru di babak kedua, serangan Setan Merah semakin bervariasi. Pada menit ke-56, giliran Matheus Cunha yang mencatatkan namanya di papan skor. Pemain yang tampil sangat impresif sepanjang laga ini melepaskan tendangan keras yang tak mampu dihalau kiper Fulham. Sorotan utama laga ini memang tertuju pada Cunha, bukan hanya karena golnya, tetapi juga selebrasi joget khasnya yang provokatif namun menghibur, seolah menjadi simbol kebangkitan kepercayaan diri tim.

Drama Menit Akhir dan Perlawanan Sengit Tim Tamu

Meskipun United mendominasi, Fulham tidak menyerah begitu saja. Tim tamu sempat memberikan perlawanan sengit di penghujung laga. Drama dimulai pada menit ke-85 ketika Fulham mendapatkan hadiah penalti. Raul Jimenez yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan dingin dan mengubah skor menjadi 2-1. Ketegangan sempat menyelimuti tribun Old Trafford ketika aksi Kevin pada menit ke-90+2 berhasil menyamakan kedudukan secara mengejutkan. Namun, United menunjukkan mentalitas baja yang telah ditanamkan oleh Carrick.

Hanya berselang dua menit dari gol penyama kedudukan tersebut, Benjamin Sesko muncul sebagai pahlawan kemenangan. Pada menit ke-90+4, Sesko berhasil melepaskan diri dari kawalan dan mencetak gol penentu yang memastikan skor berakhir 3-2 untuk kemenangan United. Hasil ini menjadi respons sempurna bagi United yang sehari sebelumnya sempat tergeser dari posisi empat besar akibat kemenangan yang diraih oleh Chelsea dan Liverpool. Dengan kemenangan ini, posisi di zona Liga Champions tetap aman berada di tangan Setan Merah.

Pergeseran Peta Persaingan di Zona Liga Champions

Kemenangan atas Fulham ini memberikan dampak signifikan pada tabel klasemen sementara Liga Inggris. United kini bertengger di posisi ke-4 dengan raihan 41 poin dari 24 pertandingan. Mereka berhasil mengungguli Chelsea yang menguntit di posisi ke-5 dengan 40 poin, serta Liverpool di peringkat ke-6 dengan 39 poin. Persaingan menuju kompetisi tertinggi Eropa dipastikan akan semakin memanas di sisa musim ini mengingat jarak poin yang sangat tipis di antara tim-tim papan atas.

Sementara itu, di posisi tiga teratas, Arsenal masih kokoh di puncak dengan 53 poin, dibuntuti oleh Manchester City yang mengantongi 46 poin dari 23 laga, dan Aston Villa di posisi ketiga dengan poin yang sama namun kalah selisih gol. Bagi United, konsistensi di bawah Carrick adalah kunci utama. Keberhasilan menaklukkan tim-tim besar dan tetap meraih poin maksimal dari tim medioker seperti Fulham membuktikan bahwa keseimbangan tim telah ditemukan.

Evaluasi Taktik Michael Carrick yang Membawa Perubahan

Keberhasilan United masuk ke zona Liga Champions tidak lepas dari evaluasi taktik yang dilakukan Michael Carrick. Ia berhasil memadukan pengalaman pemain senior seperti Casemiro dengan energi muda dari pemain seperti Matheus Cunha dan Benjamin Sesko. Selebrasi joget Cunha usai mencetak gol menjadi representasi dari kegembiraan dan kebebasan bermain yang kini dirasakan para penggawa United. Michael Carrick telah membawa United kembali ke akar permainannya: menyerang, solid, dan pantang menyerah hingga menit akhir.

Bagi Fulham, kekalahan ini membuat mereka tertahan di peringkat ke-8 klasemen sementara dengan 34 poin. Meski memberikan perlawanan luar biasa di menit-menit akhir, mereka harus mengakui keunggulan strategi tuan rumah. Liga Inggris pekan ke-24 ini menegaskan satu hal: Manchester United di bawah Michael Carrick adalah ancaman nyata bagi siapa pun. Dengan kompetisi yang masih menyisakan banyak laga, tantangan United berikutnya adalah mempertahankan konsistensi ini agar mimpi kembali ke panggung Liga Champions musim depan dapat terwujud sepenuhnya.

Terkini