Deadline Day Liga Inggris Manuver Cerdas Liverpool Curi Permata Incaran Chelsea dan Drama Medis AC Milan

Selasa, 03 Februari 2026 | 11:00:19 WIB
Deadline Day Liga Inggris Manuver Cerdas Liverpool Curi Permata Incaran Chelsea dan Drama Medis AC Milan

JAKARTA - Jendela transfer musim dingin Liga Inggris 2026 resmi ditutup dengan meninggalkan rentetan cerita dramatis yang tak terduga.

Deadline day kali ini bukan sekadar tentang perpindahan pemain, melainkan panggung manuver taktis di mana kecerdikan negosiasi beradu dengan nasib malang di ruang medis.

Liverpool keluar sebagai salah satu sorotan utama setelah berhasil menikung rival mereka, sementara kegagalan medis seorang striker papan atas membuat rencana raksasa Italia berantakan di menit-menit akhir.

Kejutan Liverpool: Menikung Chelsea dalam Perburuan Jeremy Jacquet

Liverpool menunjukkan kelasnya dalam berburu bakat muda dengan mengamankan tanda tangan Jeremy Jacquet dari Rennes. Bek tengah berusia 20 tahun tersebut sejatinya telah menjadi komoditas panas yang diincar Chelsea sepanjang bulan Januari. Namun, manajemen The Reds bergerak lebih lincah dan berhasil mencapai kesepakatan krusial senilai £60 juta (termasuk bonus).

Kesepakatan ini memiliki klausul unik: Jacquet tidak akan langsung terbang ke Anfield, melainkan tetap membela Rennes dengan status pinjaman hingga musim 2025/2026 berakhir. Langkah ini dianggap sebagai investasi jangka panjang yang sangat cerdas untuk memperkokoh benteng pertahanan Liverpool di masa depan, sekaligus meninggalkan rasa pahit bagi Chelsea yang harus gigit jari setelah kalah langkah dalam perburuan pemain berbakat tersebut.

Efek Domino di Stamford Bridge: Chelsea Putar Otak dan Kirim Anselmino ke Prancis

Kegagalan mendapatkan Jacquet memaksa Chelsea untuk segera merombak strategi mereka di hari terakhir. Menyadari kebutuhan mendesak di lini belakang, The Blues memilih untuk mengandalkan opsi internal. Mereka secara resmi memanggil pulang Mamadou Sarr dari masa peminjamannya di Strasbourg guna menambah kedalaman skuad asuhan mereka.

Sebagai bagian dari efek domino transfer ini, Chelsea melakukan rotasi pada pemain muda mereka lainnya. Aaron Anselmino yang sebelumnya ditarik dari masa peminjaman di Dortmund, kini dikirim ke Strasbourg untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Sarr. Selain itu, Chelsea juga melepas bek senior Axel Disasi ke West Ham United dengan status pinjaman, sebuah langkah yang diharapkan dapat memberikan menit bermain reguler bagi sang pemain sekaligus memperkuat lini belakang The Hammers.

Tragedi Medis Jean-Philippe Mateta yang Menggagalkan Mimpi AC Milan

Kisah paling memilukan di pengujung bursa transfer ini menimpa Jean-Philippe Mateta. Striker andalan Crystal Palace tersebut hampir saja mewujudkan mimpinya berseragam AC Milan dalam transfer senilai £30 juta. Namun, takdir berkata lain ketika tim medis Milan menemukan kendala pada kebugaran fisik sang pemain di detik-detik akhir pemeriksaan.

Kegagalan transfer ini membuat AC Milan pulang dengan tangan hampa di sektor penyerang. Sebaliknya, Crystal Palace yang sempat bersiap kehilangan Mateta, justru tampil agresif dengan mendatangkan Jorgen Strand Larsen dari Wolves senilai £48 juta sebagai langkah antisipasi, melengkapi rekrutan sebelumnya yakni Brennan Johnson dan Evann Guessand.

Newcastle Padamkan Rumor Liar Sandro Tonali Menuju Arsenal

Di tengah keriuhan deadline day, rumor mengenai ketertarikan Arsenal terhadap Sandro Tonali sempat memanas. Isu ini beredar cepat di media sosial, mengklaim bahwa The Gunners siap melayangkan tawaran besar untuk membawa gelandang Italia tersebut ke London Utara. Namun, Newcastle United tidak membiarkan spekulasi tersebut berkembang lebih jauh.

Manajemen The Magpies langsung memberikan pernyataan tegas bahwa tidak ada kontak resmi maupun informal dari Arsenal. Newcastle secara eksplisit menyatakan bahwa Tonali tetap menjadi pilar utama proyek jangka panjang mereka, sekaligus mematikan segala rumor liar yang sempat membuat pendukung Arsenal berekspektasi tinggi sebelum jendela transfer resmi terkunci.

Agresivitas Tim Papan Bawah dan Perburuan Selamat dari Degradasi

Sementara tim raksasa sibuk dengan manuver strategis, klub-klub papan bawah Liga Inggris justru menunjukkan pergerakan yang lebih berani demi bertahan di kasta tertinggi. Terjadi banyak "pergerakan panik" di mana klub-klub tersebut rela mengeluarkan dana besar untuk mendatangkan pemain instan yang bisa memberikan dampak langsung.

Everton, misalnya, berhasil mengamankan jasa Tyrique George dari Chelsea dengan status pinjaman sebagai upaya memperkuat lini serang mereka. Perputaran uang dan pertukaran pemain di hari terakhir ini mencerminkan betapa tingginya tensi persaingan di Liga Inggris, di mana setiap tim berusaha mencari kepingan terakhir yang hilang untuk menyempurnakan skuad mereka di sisa musim ini.

Terkini