UFC

Dan Hooker Blak-blakan Soal Penyebab Dirinya Tak Kunjung Dapat Laga Perebutan Gelar UFC

Dan Hooker Blak-blakan Soal Penyebab Dirinya Tak Kunjung Dapat Laga Perebutan Gelar UFC
Dan Hooker Blak-blakan Soal Penyebab Dirinya Tak Kunjung Dapat Laga Perebutan Gelar UFC

JAKARTA - Dalam kerasnya persaingan kelas ringan UFC, nama Dan Hooker adalah simbol konsistensi sekaligus ketangguhan. Petarung berjuluk The Hangman ini tercatat telah menghuni jajaran peringkat 15 besar divisi kelas ringan sejak tahun 2018 tanpa sekalipun terlempar keluar. Meski memiliki catatan waktu yang sangat lama di jajaran elite, petarung asal Selandia Baru ini mengakui bahwa ada faktor tertentu yang membuat sabuk juara masih jauh dari genggamannya.

Saat ini menduduki peringkat ke-6, Hooker telah menjadi bagian dari organisasi pimpinan Dana White tersebut sejak tahun 2014. Dalam sebuah wawancara eksklusif via Zoom bersama UFC Indonesia pada Kamis (29/1/2026), Hooker merefleksikan perjalanannya yang panjang di kelas yang pernah didominasi oleh nama-nama besar seperti Khabib Nurmagomedov hingga Islam Makhachev.

Status "Susah Dibunuh" di Jajaran 15 Besar Sejak 2018

Ketika diingatkan mengenai betapa lamanya ia bertahan di posisi elite kelas ringan, Hooker merespons dengan tawa khasnya. Ia mencoba mengingat kembali momen pertama kali namanya masuk dalam daftar penantang gelar.

Konsistensi Hooker memang luar biasa. Selama delapan tahun terakhir, ia selalu menjadi ujian bagi para prospek baru maupun veteran yang mencoba menapaki tangga juara. Namun, status sebagai "penjaga gerbang" kelas atas ini jugalah yang membuatnya seringkali berada di posisi yang dilematis untuk mendapatkan laga perebutan gelar (title shot).

Rekam Jejak Melawan Para Raksasa Oktagon

Karier Hooker di UFC tidaklah mudah. Dari 23 pertarungan yang telah ia jalani di oktagon, CV-nya dipenuhi oleh deretan petarung papan atas yang menjadi bukti keberaniannya mengambil risiko. Beberapa nama besar yang pernah ia hadapi antara lain:

Dustin Poirier dan Michael Chandler (Mantan penantang gelar/Juara)

Islam Makhachev (Juara bertahan saat ini)

Gilbert Burns, Edson Barboza, dan Paul Felder

Arnold Allen dan Al Iaquinta

Hooker dikenal sebagai petarung yang selalu menyuguhkan tontonan menarik. Hal ini dibuktikan dengan raihan 6 kali penghargaan Fight of the Night atau Performance of the Night. Meski sering terlibat dalam perang terbuka yang menghibur penonton, ia menyadari bahwa hasil akhir dan momentum kemenangan beruntun di saat yang tepat adalah kunci yang belum sepenuhnya ia kuasai untuk meyakinkan pihak UFC.

Alasan di Balik Jauhnya Laga Perebutan Titel

Meskipun Hooker memiliki rentetan kemenangan dan gaya bertarung yang sangat disukai organisasi, ia mengakui adanya kekurangan dalam hal momentum. Di kelas ringan yang sangat padat dengan talenta berbakat, kekalahan di laga-laga krusial—seperti saat melawan Poirier atau Makhachev—seringkali memaksanya kembali ke garis belakang antrean.

Selain itu, Hooker mencatat bahwa konsistensinya untuk terus bertarung melawan siapa pun, tanpa pilih-pilih lawan, terkadang menjadi pisau bermata dua. Ia lebih mengutamakan aktif bertarung daripada menunggu secara strategis demi laga perebutan gelar.

Masa Depan "The Hangman" di Tahun 2026

Memasuki awal tahun 2026, Dan Hooker tetap menjadi salah satu petarung paling disegani. Dengan peringkat 6 di tangan, ia hanya membutuhkan satu atau dua kemenangan besar melawan petarung di posisi lima besar untuk akhirnya mencicipi laga perebutan sabuk emas yang selama ini diimpikannya.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index