BPOM

BPOM Berikan Izin Edar 20 Ribu Produk Jamu, Indonesia Siap Mendunia

BPOM Berikan Izin Edar 20 Ribu Produk Jamu, Indonesia Siap Mendunia
BPOM Berikan Izin Edar 20 Ribu Produk Jamu, Indonesia Siap Mendunia

JAKARTA - BPOM RI telah memberikan izin edar khusus kepada sekitar 20 ribu produk jamu di Indonesia. Kepala BPOM Taruna Ikrar menegaskan hal ini menunjukkan jamu Indonesia semakin dikenal dan diakui di kancah internasional.

Angka ini menjadi bukti nyata bahwa produk jamu buatan lokal memiliki peluang besar untuk menembus pasar global. Taruna Ikrar menambahkan, Indonesia kini memiliki koleksi jamu terbesar di dunia yang bisa dimanfaatkan secara optimal.

Peluang Global Produk Lokal

Taruna Ikrar menekankan bahwa potensi jamu Indonesia perlu diamplifikasi agar pengaruhnya semakin luas. Produk lokal, meski berbasis tradisi, dapat memberikan kontribusi global, sama seperti kuliner dan rempah yang sudah terkenal di dunia.

Contohnya, rendang khas Minangkabau berhasil meraih peringkat pertama pada 2025 sebagai hidangan kelapa terbaik dunia melalui platform TasteAtlas. Pencapaian ini menunjukkan pengakuan dunia terhadap keunggulan kuliner Nusantara.

Menurut Taruna Ikrar, pencapaian rendang bisa dijadikan inspirasi untuk membangun pusat keunggulan atau “center of excellence” untuk produk-produk lokal. Hal ini diharapkan memperkuat posisi Indonesia di pasar internasional melalui inovasi dan promosi budaya.

Rempah-Rempah Sebagai Produk Unggulan

Rempah-rempah Indonesia memiliki sejarah panjang sebagai produk bernilai tinggi di dunia. Dahulu, bangsa asing datang ke Nusantara bukan karena minyak, melainkan karena rempah-rempah yang menjadi komoditas strategis.

BPOM terus berupaya menyelesaikan masalah terkait ekspor rempah agar tetap menjadi produk unggulan. Tujuannya adalah memperluas jangkauan pasar dan memastikan rempah Indonesia dapat memberikan kontribusi ekonomi secara maksimal.

Salah satu isu yang sempat terjadi adalah ditemukannya kandungan radioaktif Cesium-137 pada cengkeh yang dikirim ke Amerika Serikat. Taruna Ikrar menyebut masalah tersebut telah diselesaikan sehingga rempah Indonesia kini aman untuk dipasarkan secara internasional.

Strategi Memperkuat Industri Lokal

BPOM mendorong penguatan produk jamu, rendang, dan rempah agar bisa menembus pasar global secara berkelanjutan. Penguatan ini mencakup peningkatan kualitas, standarisasi, serta inovasi untuk menyesuaikan selera konsumen internasional.

Selain itu, promosi dan edukasi mengenai filosofi serta nilai tradisional produk-produk ini penting dilakukan. Strategi ini diharapkan memperluas pengakuan dunia terhadap potensi lokal yang kaya dan unik.

Taruna Ikrar juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, produsen, dan pelaku industri. Sinergi ini menjadi kunci agar produk lokal bisa bersaing secara global sambil tetap menjaga nilai tradisi dan kualitas.

Optimisme dan Masa Depan Produk Lokal

Dengan pencapaian izin edar jamu dan prestasi rendang di tingkat internasional, Indonesia memiliki modal besar untuk menjadi pemimpin global dalam produk tradisional. Hal ini menunjukkan bahwa potensi lokal tidak hanya untuk konsumsi domestik, tetapi juga memiliki nilai strategis di pasar internasional.

BPOM akan terus memastikan regulasi dan dukungan teknis tersedia agar produk lokal tetap unggul. Taruna Ikrar optimis langkah-langkah ini akan menjadikan jamu, rendang, dan rempah Indonesia semakin mendunia dan memberi manfaat ekonomi yang luas.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index