ASDP Tawarkan Refund dan Reschedule Tiket Menghadapi Cuaca Ekstrem Februari 2026

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19:44 WIB
ASDP Tawarkan Refund dan Reschedule Tiket Menghadapi Cuaca Ekstrem Februari 2026

JAKARTA - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyiapkan kebijakan fleksibel bagi penumpang yang terdampak cuaca ekstrem. Hal ini bertujuan agar masyarakat tetap bisa merencanakan perjalanan tanpa khawatir keamanan terganggu.

Kebijakan Refund dan Reschedule untuk Penumpang

Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menjelaskan penumpang dapat melakukan refund sebesar 25 persen. Selain itu, layanan reschedule tersedia dengan biaya 10 persen untuk menyesuaikan rencana perjalanan sesuai kondisi cuaca.

Keselamatan tetap menjadi fokus utama ASDP. Operasional penyeberangan disesuaikan dengan kondisi cuaca tanpa mengorbankan aspek keamanan layanan.

Curah Hujan Tinggi dan Kondisi Cuaca Terkini

Berdasarkan prakiraan BMKG periode 15–18 Februari 2026, sebagian besar wilayah Indonesia masih memasuki puncak musim hujan. Monsun Asia dan dinamika atmosfer selatan Indonesia meningkatkan intensitas hujan, kecepatan angin, dan tinggi gelombang di jalur penyeberangan.

Kecepatan angin di Selat Sunda, Laut Jawa, hingga Selat Bali berkisar 8–20 knot. Angin sesekali mencapai 20–25 knot, sementara tinggi gelombang signifikan berada pada 0,5–2,0 meter dan dapat fluktuatif mengikuti kondisi harian.

Lonjakan Arus Penumpang pada Libur Tahun Baru Imlek 2026

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, mencatat adanya peningkatan trafik libur panjang Tahun Baru Imlek 2026. Kenaikan ini mencerminkan tingginya aktivitas perjalanan masyarakat, sehingga ASDP memastikan operasional pelabuhan tetap optimal.

Data kumulatif 14 Februari 2026 menunjukkan arus dari Jawa ke Sumatera melalui Pelabuhan Merak mencapai 39.593 penumpang. Volume kendaraan tercatat 10.750 unit, naik masing-masing 36,2 persen dan 33,9 persen dibandingkan hari sebelumnya.

Pergerakan Penumpang di Rute Lainnya

Rute dari Sumatera ke Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni relatif stabil. Penumpang tercatat 28.611 orang, turun 1,1 persen, dan kendaraan 7.561 unit, turun 1,8 persen dibandingkan hari sebelumnya, menandakan arus awal libur lebih dominan ke Sumatera.

Sementara itu, dari Bali menuju Jawa melalui Pelabuhan Gilimanuk tercatat 21.069 penumpang, naik 6,8 persen. Jumlah kendaraan meningkat 6,4 persen menjadi 6.361 unit, menunjukkan aktivitas perjalanan antar pulau meningkat.

Pergerakan dari Jawa menuju Bali melalui Pelabuhan Ketapang mencapai 20.638 penumpang. Kendaraan tercatat 5.518 unit, naik 4 persen, sedangkan penumpang tumbuh 18,3 persen, menandakan mobilitas masyarakat di jalur Jawa–Bali semakin tinggi.

Koordinasi ASDP dengan BMKG dan Otoritas Pelabuhan

ASDP terus memantau informasi cuaca dari BMKG dan berkoordinasi dengan otoritas pelabuhan serta pemangku kepentingan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan perjalanan aman, sekaligus meminimalkan risiko akibat cuaca ekstrem.

Fleksibilitas tiket menjadi kunci bagi pengguna jasa. Refund dan reschedule diharapkan membantu masyarakat menyesuaikan jadwal perjalanan tanpa menunda keselamatan dan kenyamanan selama libur panjang.

Terkini